Rencana Kerja EITI Indonesia 2026
EITI Indonesia menyusun Workplan Tahun 2026 sebagai pedoman pelaksanaan program untuk terus mendorong transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola sektor ekstraktif yang berkelanjutan di Indonesia. Rencana kerja ini dirancang dengan mempertimbangkan prioritas nasional, kebutuhan para pemangku kepentingan, serta komitmen Indonesia dalam implementasi Standar EITI.
Fokus pelaksanaan Workplan 2026 mencakup penguatan koordinasi multipihak, peningkatan kualitas keterbukaan data sektor ekstraktif, penguatan kapasitas para pemangku kepentingan, serta dukungan terhadap proses diseminasi dan pemanfaatan informasi bagi publik. Selain itu, EITI Indonesia juga akan terus mendorong sinergi dengan agenda reformasi tata kelola sumber daya alam dan transisi energi yang berkeadilan.
Dalam pelaksanaannya, Workplan 2026 menekankan pendekatan kolaboratif melalui kemitraan dengan berbagai pihak, termasuk organisasi masyarakat sipil, lembaga non-pemerintah (NGO), mitra pembangunan, serta EITI Internasional. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperluas dampak program sekaligus memperkuat pertukaran pengetahuan dan praktik baik di tingkat nasional maupun global.
Sehubungan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku saat ini, rincian biaya tidak ditampilkan dalam Workplan 2026. Pendanaan EITI Indonesia pada periode ini difokuskan terutama untuk dukungan tenaga teknis Sekretariat. Sementara itu, pelaksanaan berbagai kegiatan program akan diupayakan melalui skema kolaborasi dan dukungan bersama dengan NGO, mitra strategis, serta EITI Internasional.
Unduh Dokumen :