Feedback

EITI Indonesia

Penerapan standar global terhadap
transparansi dan akuntabilitas dari industri ekstraktif

Sorotan: Periode
Kontribusi ekonomi industri ekstraktif di indonesia
Dasbor: Seluruh Indonesia
Periode
Untuk mendukung penggunaan dan analisa data di industri ekstraktif, data akan divisualisasikan dan dipublikasikan secara terbuka ke publik.

Jumlah Izin

0 - 10
11 - 30
31 - 70
71 - 150
> 151
Minerba Seluruh Indonesia
* vs previous year
Total Perizinan
0 0 Perizinan
Total Badan Usaha
0 0 Badan Usaha
Kontributor Tertinggi
0 0 Kontributor Tertinggi
Top 3 Produksi
Batubara
0 Ton
0%   
Emas
0 Ton
0%   
Penerimaan Negara
Pajak
0 IDR
0%   
public.Non_tax
0 IDR
0%   
Dana Bagi Hasil
0 IDR
0%   
Migas Seluruh Indonesia
* vs previous year
Total Kontrak
0 0 kontrak
Total Badan Usaha
0 0 Badan Usaha
Kontributor Tertinggi
0 0 Kontributor Tertinggi
Lifting
Minyak
0 Ton
0%   
Gas
0 Ton
0%   
Penerimaan Negara
Pajak
0 IDR
0%   
Bukan Pajak
0 IDR
0%   
Dana Bagi Hasil
0 IDR
0%   
Value Chain
Transparansi di setiap proses bisnis dari industri ekstraktif akan menjadi hal yang penting untuk memberikan efek positif kepada publik dalam hal pengelolaan sumber daya alam ekstraktif.
Natural Resources
Industri ekstraktif merupakan salah satu penopang utama ekonomi di Indonesia.
Produksi
Produksi Batubara dan Migas mencapai 600 Juta Ton dan 600 Ribu Barrel per Day per tahunnya.
Pendapatan Pemerintah
Sektor Minerba dan Migas menyumbangkan lebih dari Rp 200 T dan Rp 350 T untuk pemasukan negara
Distribusi Pendapatan
Sektor Minerba dan Migas mendistribusikan lebih dari Rp 100 T dan Rp 50 T ke pemerintah daerah.
Belanja Sosial Ekonomi
Terdapat lebih dari 80,000 pria dan 3,000 wanita yang bekerja di sektor industri ekstraktif.
Public Benefit
Transparansi & akuntabilitas pengelolaan industri ekstraktif menjamin manfaat yang maksimal untuk masyarakat Indonesia.

Data Portal